Wednesday, April 25, 2018

Contoh Literasi Buku Fiksi dan Non Fiksi Serta Cara Membuatnya

Apa itu Literasi? Buku Fiksi, Buku Non Fiksi?? Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, pengertian literasi adalah kemampuan menulis dan membaca. Kegiatan literasi merupakan salah satu aktivitas penting dalam kehidupan. Sebagian besar proses pendidikan tergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi. 

Budaya literasi yang tertanam dengan baik akan memengaruhi keberhasilan seseorang dalam menyelesaikan pendidikan dan mencapai keberhasilan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia terdapat salah satu bab mengenai literasi yang dimana para siswa ditekankan untuk membuat laporan dari kegiatan tersebut. Lebih tepatnya laporan literasi buku fiksi atau pun non fiksi, tergantung guru pengajar dalam memberikan tugas. Apakah menggunakan buku fiksi sebagai bahannya, ataukah menggunakan buku non fiksi.

Contoh Literasi Buku Fiksi dan Non Fiksi Serta Cara Membuatnya

Buku fiksi adalah jenis buku karangan yang dibuat berdasarkan khayalan, dalam artian tidak sesuai dengan kenyataan. Contoh buku fiksi yang dimaksud dapat berwujud buku dongeng, novel, komik, cerpen, kumpulan puisi, pantun, dan peribahasa, 


Sedangkan buku non fiksi adalah kebalikannya. Buku non fiksi adalah jenis buku yang dibuat berdasarkan kenyataan seperti biografi, sejarah, kbbi, motivasi, dan karya asli juga termasuk di dalamnya. 

Karya Asli? Contohnya seperti buku "Aku Ini Binatang Jalang", kumpulan sajak Chairil Anwar.

Kegiatan Literasi


Ada beberapa persiapan awal yang harus kamu lakukan untuk memulai kegiatan literasi dan membuat laporan dari kegiatan tersebut. Berikut ini rinciannya :


  1. Carilah buku fiksi atau nonfiksi di perpustakaan/pinjam teman. Kriteria jenis buku bisa dilihat di atas. Minta pendapat kepada guru, apakah buku yang kamu jadikan bahan literasi cocok atau tidak.
  2. Apabila memungkinkan, cari buku yang tidak tebal guna mempercepat waktu literasi dan tidak mengganggu waktu belajar. Seperti apa bukunya? kumpulan puisi (fiksi), biografi (non fiksi).
  3. Tidak ada ketentuan jumlah halaman yang harus kamu baca per harinya. Sesuaikan dengan kelonggaran waktu, kecepatan baca, dan kemampuanmu memahami isi buku yang kamu baca. 


Cara Membuat Laporan Literasi Buku Fiksi atau Non Fiksi


Dalam pembuatan laporan literasi buku, terdapat perbedaan antara buku fiksi dan non fiksi. Dari segi unsur - unsur per bab dan juga penerapan poin - poin pentingnya. 

Akan tetapi saya lebih mengambil format laporan yang umum digunakan untuk semua buku, baik itu non fiksi atau pun buku fiksi. Kamu bisa mempelajarinya dangan baik di artikel ini.


Caranya? 

#1. Buat tabel.

Tanyakan kepada guru, format laporan literasi yang dibutuhkan contohnya seperti apa!! Untuk contoh format yang bisa saya kasih seperti ini.



Cara Membuat Laporan Literasi Buku Fiksi atau Non Fiksi


Kolom utama mencakup informasi judul buku, penyusun, penerbit dan tahun terbit, jenis buku (fiksi/non fiksi), dan tebal buku. Informasi tersebut bisa kamu peroleh dari halaman depan, setelah cover buku.

*Di kolom isi buku mencakup nama judul bab/sub bab dan kutipan utama yang mengarah kepada keseluruhan bab yang baru saja kamu baca. 

Jika isi yang terkandung pada bab tersebut sangat banyak, kamu bisa membaginya ke dalam beberapa part kutipan, dengan membuat sebuah list mulai dari no 1 - 5 dan seterusnya.

#2. Pelajari daftar isi.
#3. Baca keseluruhan buku.
#4. Buat kesimpulan dari buku yang kamu baca, lalu masukkan ke dalam kolom yang baru saja kamu buat.


Contoh Literasi Buku Fiksi atau Non Fiksi


Karena yang saya maksud adalah contoh literasi buku fiksi / non fiksi, maka di postingan kali ini saya cuma membagikan potongan dari literasi tersebut. Kamu bisa mulai membuatnya dengan tutorial utama yang saya tulis di atas.

Contoh Literasi Buku Non Fiksi


Contoh Literasi Buku Fiksi atau Non Fiksi

Judul buku                   : Chairil Anwar “Aku Ini Binatang Jalang” 
Penulis                         : Chairil Anwar
Penerbit, tahun terbit   : PT Gramedia Pustaka Utama, 2004
Jenis buku                   : Non-fiksi 

Tebal buku                   : 125 Halaman

No. = 1
Halaman = ix - xiii
Isi Buku = CATATAN KECIL DARI EDITOR (Judul Bab); Kutipan : 
  1. Buku ini hanya memuat koleksi sajak – sajak asli milik chairil anwar. 
  2. Untuk sajak“yang dianggap masih mengalami kesulitan menentukan mana versi orisinal dan mana versi final menurut chairil anwar itu sendiri”, maka akan disediakan 2 versi tersebut dalam satu sajak. 
  3. Koleksi sajak “AKU INI BINATANG JALANG” dengan versi yang berbeda (Selain Naskah Asli yang sudah dipastikan) berasal dari 5 buku yang berbeda yaitu Deru Campur Debu (DCD), Kerikil Tajam dan yang terhempas dan Yang Putus(KT), Tiga Menguak takdir(TMT), Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45(P), dan Surat – surat 1943-1983(SS).
Komentar = sangat lengkap dan rinci akan penjelasan dan kilas balik akan sajak - sajak asli milik chairil anwar.

Contoh Literasi Buku Fiksi

Judul buku                 : Bunga Rampai “Peribahasa dan Pantun”
Penyusun                  : Moh. Syamsul Hidayat, S.Pd.
Penerbit, tahun terbit : Apollo Surabaya, 2004
Jenis buku                 : Fiksi
Tebal buku                 : 141 Halaman

No. = 1
Halaman = i-ii
Isi Buku = KATA PENGANTAR (Judul Bab); Kutipan :

“Penyusun dan penerbit buku Bunga Rampai Peribahasa dan Pantun ini bertujuan untuk ikut melestarikan peribahasa yang berkembang di masyarakat Indonesia serta memasyarakatkan pantun sebagai wujud apresiasi sastra Indonesia.”

Komentar = Tujuan penyusun sangat bagus.



No. = 2
Halaman = 1-2
Isi Buku = SEKILAS TENTANG PERIBAHASA; Kutipan :
“Peribahasa merupakan kelompok kata atau kalimat yang tepat susuannya dan biasanya mengisahkan maksud tertentu”

Komentar = Di dalam bagian ini, saya bisa lebih mengetahui hal – hal tentang peribahasa.

Kata Mutiara Hanya Berlaku Di Saat PROSES AWAL dan Terlihat Biasa Saat Kamu Meraih HASIL..


EmoticonEmoticon