Skip to main content

Apa itu HOTS? Simak Penjelasan dan kaitannya dengan UNBK

Apa itu HOTS? Simak Penjelasan dan kaitannya dengan UNBK
Apa itu HOTS? Simak Penjelasan dan kaitannya dengan UNBK. HOTS? Apa itu HOTS? Apa itu model soal HOTS? Seperti apa model soal HOTS? Mengapa HOTS dikaitkan dengan UNBK? Mengapa? 

Higher Order Thinking Skills / HOTS adalah kemampuan berpikir yang tidak hanya sekedar mengingat (recall), menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melakukan pengolahan (recite). 

Pengertian itu masih menjadi arti mentah dari HOTS itu sendiri. Simak lanjutannya berikut ini.

Apa itu HOTS?


HOTS merupakan salah satu tuntutan keterampilan dalam pembelajaran abad 21, yakni berpikir kritis, kreatifitas, komunikasi, dan kolaborasi. Para siswa penerus generasi bangsa ini tidak akan berdaya saing jika di sekolah mereka tidak dilatih kecakapan hidup abad 21. Kayak doraemon saja min.

Diantaranya adalah membuat perbandingan, membuat analisis data, membuat kesimpulan, menyelesaikan masalah dan menerapkan pengetahuan mereka pada konteks kehidupan nyata.

Apa itu HOTS? Simak Penjelasan dan kaitannya dengan UNBK

Penerapan model soal HOTS pada UNBK pada tahun kemarin yang menjadi pemicu HOTS ini menjadi topik utama. Pasalnya banyak siswa yang mengeluhkan hasil nilai ujian UNBK yang buruk dikarenakan tambahan model soal HOTS.

Walau pun begitu model soal ini ditambahkan pada naskah soal UNBK bukan hanya semata - mata tanpa tujuan.  Berikut ini tujuan dari model soal HOTS pada UNBK.

Tujuan model HOTS 


Tujuan model HOTS dalam asesmen adalah sebagai berikut
  • Yang pertama adalah untuk mendorong siswa melakukan penalaran tingkat tinggi sehingga tidak terpaku pada satu pola jawaban yang dihasilkan dari proses hapalan, tanpa mengetahui konsep keilmuan. Artinya, gunakan lebih dari sudut pandang untuk mengerjakan naskah soal yang tersedia.
  • Untuk negara Indonesia, tujuannya lebih bersifat ke perkembangan sistem pendidikan. Asesmen dengan model HOTS ini dilakukan untuk mengejar keterbelakangan bangsa Indonesia di tingkat internasional, khususnya hasil PISA (Program for International Student Assessment)


Prinsip-prinsip penyusunan soal yang mengarah kepada HOTS:



1. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, meminimalkan aspek mengingat dan memahami.

2. Berbasis permasalahan kontekstual
3. Stimulus menarik.

Kontekstual artinya soal harus menggunakan konteks dunia nyata. Penyajian kasus nyata memungkinkan peserta didik melakukan proses menelaah berbagai informasi.


Stimulus yang menarik dapat berupa beberapa informasi dapat berupa gambar, grafik, tabel, wacana dll yang memiliki keterkaitan dalam sebuah kasus.Stimulus hendaknya menuntut kemampuan menginterpretasi, mencari hubungan, menganalisis, menyimpulkan, atau menciptakan.


Prinsip kontekstual dan stimulus itu yang belum diterapkan dengan benar dalam penyusunan soal UN Matematika SMA.
• Misalnya soal terkait dengan jumlah garam NaCI yang ada dalam 1 ton bola salju. Demikian juga soal tentang dadu yang diputar 600 kali atau waktu yang diperlukan oleh paku untuk tenggelam dalam agar-agar.
• Soal-soal tersebut jelas di luar konteks. Negara kita merupakan negara tropis, tidak pernah ada salju. Demikian juga, apa manfaat dari memutar dadu samai 600 kali. Agar-agar itu makanan pencuci mulut, masa sih, paku ditenggelamkan dalam agar-agar. Konteks apa yang dipakai?


Kebijakan asesmen yang mengarah kepada HOTS perlu diimbangi dengan kemampuan guru dalam menyusun soal yang bersifat HOTS. Program in-house training bagi guru-guru perlu diintensifkan.

Contoh Soal HOTS

1. Dalam suatu kelas terdapat 22 siswa. Guru mengadakan ulangan matematika. Hasil ulangan siswa diperoleh rata-rata 5 dan jangkauan 4. Bila nilai seorang siswa yang paling rendah dan nilai seorang siswa yang paling tinggi tidak disertakan, nilai rata-rata berubah menjadi 4,9. Nilai siswa yang paling rendah dan paling tinggi tersebut berturut-turut adalah ….

A. 2 dan 6
B. 3 dan 7
C. 4 dan 8
D. 5 dan 9
E. 6 dan 10



Kunci: C

Sebenarnya penerapan model soal HOTS ini sudah diberitahukan jauh - jauh hari sebelum pengadaan UNBK. Kisi - kisi nya pun sudah diberikan dan bisa dipelajari bagi para siswa. Soal HOTS juga sudah disesuaikan dengan tingkatan kesulitan para siswa di jenjang pendidikan terkait, baik untuk siswa SMP maupun SMA.

Pemerintah pun menyiapkan model soal HOTS pada UNBK yang dianggap sulit ini untuk kepentingan para siswa juga.

Dikutip dari Liputan6.com, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menganggap, soal berjenis HOTS yang diujikan dalam UNBK harusnya aplikatif dan berguna bagi kehidupan anak.
Advertisement

Baca juga:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar